Showing posts with label memory. Show all posts
Showing posts with label memory. Show all posts

Sunday, 23 October 2016

Wanita Adalah Mutiara

Woman was made from the rib of man, She was not created from his head to top him, Not from his feet to be stepped upon, She was made from his side to be close to him, From beneath his arm to be protected by him, Near his heart to be loved by him.

Bagaimana perasaan seorang pria jika dikelilingi banyak wanita? Jika pertanyaan itu disodorkan kepada saya, maka ungkapan “bangga” nampaknya cukup mewakili perasaan saya. Saya senang setiap hari dikelilingi wanita cantik, shalihah pula. Dan tentu pada saat itu saya semakin merasa menjadi ‘pangeran’. Ups, jangan curiga dulu, karena wanita-wanita cantik nan shalihah yang saya maksud adalah istri dan dua anak saya yang keduanya ‘kebetulan’ wanita. Insya Allah.

Tidak hanya itu, sebelum saya menikah, saya juga lebih banyak disentuh oleh wanita, yakni ibu karena semenjak usia enam tahun saya memilih untuk ikut ibu saat ia bercerai dengan ayah. Sebuah naluri kedekatan anak terhadap ibunya yang tidak sekedar karena telah menghisap ratusan liter air susu ibunya, melainkan juga ikatan bathin yang tak bisa terpisahkan dari kehangatan yang senantiasa diberikan seorang ibu terhadap anaknya.

Karena itulah, dalam hidup saya tidak ingin berbuat sesuatu yang sekiranya dapat mengecewakan dan melukai seorang wanita. Namun sikap yang tepat dan bijak harus diberikan seorang pria mengingat wanita itu terbuat dari tulang rusuk yang bengkok, yang apabila terdapat kesalahan padanya, pria harus berhati-hati meluruskannya. Terlalu keras akan mematahkannya, dibiarkan juga salah karena akan tetap pada kebengkokannya. Meski demikian, tidak sedikit pria harus membiarkan wanita kecewa demi meluruskan kesalahan itu, toh setiap pria yang melakukan itu pun sangat yakin bahwa kekecewaan itu hanya sesaat kerena selanjutnya akan berbuah manis.

Wanita itu ibarat bunga, yang jika kasar dalam memperlakukannya akan merusak keindahannya, menodai kesempurnaannya sehingga menjadikannya layu tak berseri. Ia ibarat selembar sutra yang mudah robek oleh terpaan badai, terombang-ambing oleh hempasan angin dan basah kuyup meski oleh setitik air. Oleh karenanya, jangan biarkan hatinya robek terluka karena ucapan yang menyakitkan karena hatinya begitu lembut, jangan pula membiarkannya sendirian menantang hidup karena sesungguhnya ia hadir dari kesendirian dengan menawarkan setangkup ketenangan dan ketentraman. Sebaiknya tidak sekali-kali membuatnya menangis oleh sikap yang mengecewakan, karena biasanya tangis itu tetap membekas di hati meski airnya tak lagi membasahi kelopak matanya.

Wanita itu mutiara. Orang perlu menyelam jauh ke dasarnya untuk mendapatkan kecantikan sesungguhnya. Karenanya, melihat dengan tanpa membuka tabir hatinya niscaya hanya semu sesaat yang seringkali mampu mengelabui mata. Orang perlu berjuang menyusur ombak, menahan arus dan menantang semua bahayanya untuk bisa meraihnya. Dan tentu untuk itu, orang harus memiliki bekal yang cukup sehingga layak dan pantas mendapatkan mutiara indah itu.

Wanita itu separuh dari jiwa yang hilang. Maka orang harus mencarinya dengan seksama, memilihnya dengan teliti, melihat dengan hati-hati sebelum menjadikannya pasangan jiwa. Karena jika salah, ia tidak akan menjadi sepasang jiwa yang bisa menghasilkan bunga-bunga cinta, melainkan noktah merah menyemai pertikaian. Ia tak akan bisa menyamakan langkah, selalu bertolak pandang sehingga tak memberikan kenyamanan dan keserasian. Ia tak mungkin menjadi satu hati meski seluruh daya dikerahkan untuk melakukannya. Dan yang jelas ia tak bisa menjadi cermin diri disaat lengah atau larut.

Wanita memiliki kekuatan luar biasa yang tak pernah dipunyai lawan jenisnya dengan lebih baik. Yakni kekuatan cinta, empati dan kesetiaan. Dengan cintanya ia menguatkan langkah orang-orang yang bersamanya, empatinya membangkitkan mereka yang jatuh dan kesetiaannya tak lekang oleh waktu, tak lebur oleh perubahan.

Dan wanita adalah sumber kehidupan. Yang mempertaruhkan hidupnya untuk sebuah kehidupan baru, yang dari dadanya dialirkan air susu yang menghidupkan. Sehingga semua pengorbanannya itu layak menempatkannya pada kemuliaan surga, juga keagungan penghormatan. Tidak berlebihan pula jika Rasulullah menjadi seorang wanita (Fathimah) sebagai orang pertama yang kelak mendampinginya di surga.

Ketahuilah, bukan banyaknya jumlah infaq yang penting melainkan kontinuitas-nya. Lebih baik berinfaq sedikit namun konstan terus-menerus daripada berinfaq dalam jumlah besar namun hanya sekali setahun atau seumur hidup. Orang yang konstan berinfaq tidak bakal dipengaruhi oleh musim. Dalam masa paceklik tetap berinfaq, dalam masa panen tentu lebih pasti.


وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ


أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ


“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.”

#EraMuslim

Wednesday, 7 September 2016

HOW?










Living under the same roof, so-called sky.
stepping on the same soil, which is called the earth.
What is different between us is,
 how to respect something in each other's lives. This is what makes us different.

Wassalam

Thursday, 25 August 2016

Bonjour Mon Amour


Anang Anarawata Anglep (Jatuh Cinta Senantiasa Indah)


Jemari melukis sebuah wajah pada Alam
Dengan warna Pelangi
Berkuas Angin

Dengan kanvas Langit
Membentuk suatu coretan Landscape

Bernuansa Cerah
Mengandung Bahasa Cinta
Indahnya Bumi
Alam semesta 
Sang Acitya amlas asih

Today is Good Day


Today




Today is a good day.


To start and end of my reading.


Today is good day.


To start and end My tracks.


Today is a good day.


For free and get out of your day rotation.


Today is a good day.


For I stepped, stood, crying and laughing without you



Today is good day.
To continue to start living
Today is good day.
To start with a new vision and mission


#Simply of Think



Tuesday, 23 August 2016

The Way I Show That I Love You

If kisses were water, I will give the sea.
If the arms are the leaves, I will give the forest.
If the friendship was still alive, I'll give you mine.
If you love me, I will ask God, whether God has really choose you for my life?
Quite simply, The way I show that I Love You, & I Love My Friends


It's Your Day

If we love kindness, goodness we did not want to leave it, and will find the happiness we shared good ones.
Life is not just to find things that make you happy.
But also about being aware of what makes you sad, and dare to accept and able to get away from it.
God's plan is like a movie, all the stories were good and not good, well designed for a happy ending.
Therefore, when God gives happiness, say: Thanks God.
And when God gives grief, Say also: Thanks God.
This is what we call balance.
No need to be afraid or shy away from all kinds of problems,
one hour ahead you have to do different things than before. So stay patient, Tough to live,
though ......................., bla...bla...bla...
Keep smile my friends,
Wish you a wonderful day, and always have good luck


You are Shadow

All natural phenomena are merely shadows of the eternal forms or ideas.
But most people are content to live in the shadows.
They do not think about what it shadows.
They are more enslaved to the shadows.
And so, they did not heed immortality, that they have a heart and soul.
# I'm Not Shadow, I have come to love, and love does not look for the perfect person, but learning to see an imperfect person perfectly.




Sunday, 21 August 2016

Lie in Wait

Kemampuan dalam menyikapi permasalahan, 
tidak hanya sampai titik air mata anda. 
Melainkan di titik air mata, ada sebuah harapan yang indah,
yang telah dijanjikan Tuhan untuk Anda. 
Bangkit dan berdirilah, bahwa anda tidak sendiri. 
Anda adalah seorang Guru yang terbaik. 
Seorang Guru yang piawai mengelolah kehidupan dalam kondisi apapun itu. 
HIDUP ADALAH KONFLIK
This song tells of a Someone waiting for her lover, 
She is Realizedbut As long as she waited. 
Her lover never came. that Love is just a delusion.


Tuesday, 9 August 2016

Letters To Father

One by one
take one step at a time
His father taught him to walk
The little girl aged one year
She looked up and smiled
And took his hand.


Now seventeen years
Learning to drive in the snow
Learning to fast, in lust
Learning to understand the world
Learning to understand human
Learn to control yourself
Finally he finished with his examination


His father, release
One by one, My sweetheart
Life has been determined by God
Destiny is in your hands
Never looked over the roof of the house,
when you leave the house
Keep on walking, as if no one else in front of you
Because only God can protect you


She looked up with a smile
As he did sixteen years ago and
Releasing her hand, for the last time.
Her father went with a smile, in heaven
@Sarah



Tuesday, 12 August 2014

MEMORIES


Tidak ada kata-kata yang mengatakan suatu Kenangan itu adalah "Usang"
Melainkan, sebuah Kerinduan yang membuat kita tersenyum.
dan Sentuhan imaginasi yang membuat kita seperti melayang di kebiruan langit. 
Dan tidak akan pernah lupa dan terlupakan.